Artikel, JPMN – Lengkuas (laos) adalah tumbuhan herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia karena berbagai manfaat kesehatannya. Tumbuhan ini mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan flavonoid yang memberikan efek antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Gingerol membantu mengurangi peradangan dan melawan radikal bebas, shogaol meredakan nyeri, dan flavonoid mendukung kesehatan umum.
Dalam praktiknya, lengkuas sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti kembung dan gas, dengan meningkatkan produksi enzim pencernaan dan mengurangi peradangan. Untuk peradangan, senyawa dalam lengkuas mengurangi respons inflamasi tubuh, membantu meredakan nyeri dan ketidaknyamanan.
Penelitian modern mendukung penggunaan lengkuas dalam pengobatan, menunjukkan bahwa lengkuas efektif dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Lengkuas dapat dikonsumsi dalam bentuk segar, bubuk, atau ekstrak, baik sebagai teh herbal maupun suplemen.
Meskipun umumnya aman, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan lengkuas dalam jumlah yang wajar dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika memiliki kondisi medis tertentu.
Dalam pengobatan tradisional, lengkuas sering digunakan bersamaan dengan tumbuhan herbal lain untuk manfaat sinergis. Di banyak budaya Asia Tenggara, lengkuas juga merupakan bagian dari ramuan tradisional yang mendukung kesehatan umum.
Tantangan utama dalam menggunakan lengkuas adalah memastikan kualitas dan ketersediaan produk. Oleh karena itu, penting untuk memperoleh lengkuas dari sumber terpercaya dan menggunakan dosis yang tepat untuk memaksimalkan manfaatnya.










