Kesal Sering Terjadi Kecelakaan Rem Blong Warga Stop Truk Aqua

oleh
oleh

Sering terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa oleh truk pengangkut air galon mineral seperti yang terjadi di perempatan Cadika Tegal Kalapa Subang sekitar jam 10.00 WIB Sabtu 22/07/2017 menimbulkan kemarahan bagi warga Subang berbagai status di media sosial dan group memenuhi dinding pemberitahuan dari umpatan maupun ajakan untuk melakukan sweeping hingga boikot produk.
Seperti yang dilakukan seorang warga yang bernama M.Yusuf sore tadi, terlihat memberhentikan beberapa mobil truk pengangkut air galon mineral, saat didekati oleh jabarpublisher.co ia menjelaskan alasan menyetop truk pengangkut air galon mineral “saya spontanitas saja saya cuman mengingatkan dan tolong sampaikan kepada rekan – rekan sopir yang lainnya juga pengelola agar menjaga kecepatan dan cek ricek terus rem kendaraannya sebab ini bukan sekali dua kali kejadian rem blong yang memakan korban jiwa bahkan tadi pagi ibu dan anaknya tergilas hingga meninggal di tempat, ini mau dibiarkan terus ?” Ungkapnya.
Lebih lanjut Yusuf berharap dengan kejadian yang kesekian kalinya ini membuka mata pemerintah daerah dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan “Coba Kir nya di uji, lalu dari tonase berapa sebenarnya yang di ijinkan selain itu Dinas Pekerjaan Umum mohon perhatikan jalan – jalan yang rusak jangan menunggu ada demo warga baru sibuk diperbaiki di kabupaten tetangga truk pengangkut air galon mineral ini sudah dilarang beroperasi karena selain tonasenya yang pasti melebihi dan merusak jalan juga arus lalulintas terhambat tapi kenapa di Kabupaten Subang ini dibiarkan saja padahal setiap tahun pasti ada warga yang celaka sampai kehilangan nyawa, sedangkan dari segi keuntungan nya mungkin hanya segelintir saja yang menikmati sedangkan efeknya semua masyarakat terkena dampak” tegasnya.
” Ini hanya permulaan saja apabila tidak ada langkah kongkrit dari Pemerintah Daerah dan dinas terkait saya akan melakukan aksi yang melibatkan masa lebih banyak” pungkasnya. [HzH]