Kasat Lantas Polres Subang AKP Iim Abdurohim didampingi jajarannya mengadakan pertemuan dengan komunitas korban laka lantas, Sabtu (4/1/2017) di Ruang kerjanya.
Pertemuan ini membahas mengenai masih tingginya tingkat kecelakaan lalulintas di Kabupaten Subang dan mencari solusi bagaimana untuk meminimalisirnya.
Hadir pada pertemuan itu dari Jasa Raharja, Yanky, perwakilan dari Dinhub dan Organda.
“Kita benahi kota Subang mulai dari sekarang, dari beberapa ruas jalan masih ada uji coba satu arah dan paling lama uji coba ini dilakukan selama tiga bulan hal ini karena masih banyak pengendara yang melawan arus.
Kalau langsung satu arah pasti pengendara kaget biasanya bisa belok sekarang harus jalan lurus” ujarnya kepada jabarpublisher.co
Kanit Laka Lantas Iptu Zaenuddin menuturkan, “Yang penting patuhilah rambu-rambu lalu lintas”, begitu juga dengan pengendara sepeda motor yang masih mengabaikan keselamatan dirinya yaitu tidak mengenakan helm” .
Dari Organda, menyinggung perusahaan yang ada di Jl. Kapten Hanafiah yaitu PT Taekwang dengan jumlah karyawan mencapai 13. ribu namun tidak menyediakan bis angkutan karyawan, yang terjadi justru mobil yang seharusnya dipakai angkutan barang malah dipakai angkutan orang.
Sementara itu dua orang korban laka lantas yaitu Ridwan M. Sembiring (23) berjalan harus pakai tongkat karena mobil yang dikendarainya menabrak pohon sehingga menyebabkan cedera di pinggulnya, “Saya memang lalai, itu terjadi di bulan Juli 2016 akibatnya pinggul kanan tidak normal” akunya.
Korban lainnya yaitu Asep Yosep (38) terjadi di tahun 2015, motornya ditabrak dengan mobil di Kalijati yang akibatnya sampai sekarang tangan kananya harus ditopang” akunya. (eddy muteh)
ket foto: Kasat Latas dan suasana pertemuan










