Kapolres Subang Tegaskan Tidak ada Lagi Geng Motor

oleh
oleh

“Apabila Berani Muncul Akan Kami Tindak langsung”

 

Sebanyak 64 orang berandalan bermotor diamankan dan di giring ke Mapolres Subang, Minggu sore, 25/12/2016.

“Kita  awalnya mendapat pengaduan dari warga adanya konvoi sepeda motor di Jalan Kertawigenda dengan suara knalpot yang bising sebagian tidak memakai helm, dan ugal – ugalan sehingga membahayakan pengendara lainnya, diduga dari Moonraker lalu kita amankan dan giring ke mapolres setelah kita data 49 orang asal Subang dan 15 orang dari Indramayu. Selain dari 33 sepeda motor 3 diamankan karena pemiliknya melarikan diri,” Ujar Kasi Humas Polres Subang, AKP Udi Sahudi kepada jabarpublisher.co

Setelah adanya laporan itu Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto turun langsung ke lapangan bersama Waka Polres Subang, Kabag Sumda, Kabag Ops Polres Subang, Kapolsek Subang, Kapolsek Jalancagak, Para Kasat Polres Subang dan perwira Polres Subang beserta Personil Polres Subang lainnya.

Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto menegaskan “Di Jawa barat ini sudah tidak ada lagi Moonraker, XTC atau Brigez mereka sudah dibubarkan semua jadi kita akan bertindak preventif  bila ada muncul seperti itu akan kita tindak langsung agar tidak berkembang, dan saya selama menjadi kapolres tidak ada itu geng motor yang ada masyarakat biasa” Tegasnya ,

Setelah semua anggota berandalan bermotor tersebut dikumpulkan di halaman Mapolres dan didata , termasuk dites urin terutama pengurusnya, masing masing Luvi warga Kebon Kalapa, Karanganyar, Muhammad dan Cica warga Perumnas, Yandi Gang Malandang, dan Ruli dari Perumnas.Bahkan Kapolres pun memberikan pengarahan kepada mereka.

“Bila ada apa apa orangtua kalian juga nantinya yang akan susah, begitu juga kalau mereka ugal-ugalan dijalan pas ketemu berandal bermotor lain, Saya yakin akan terjadi tawuran dan seringkali berujung kepada kematian,”Imbuhnya.

“Saya berpesan kepada para pemuda Subang kalau ingin membangun Subang lebih baik pakailah cara – cara positif, beretika jangan gaya preman seperti ini” Pungkasnya.

Ketua Moonreker Subang,Luvi menyatakan secara langsung sejak hari ini Moonraker Subang telah dibubarkan. Pernyataan ditandai dengan pembakaran atribut disaksikan oleh personil polres subang.

Sementara itu Dandim 0605 Subang, Letkol Inf. Budi Mawardi Syam yang turut membantu pengananan menyatakan, kalau dirinya pernah seperti mereka ternyata tidak ada gunanya. “Selama saya menjabat Dandim dan Kapolres nya yang sekarang ini, saya tidak segan menegakan aturan, ” ungkapnya dihadapan para berandal motor. [HzH]