Jakarta, JPMN – Efisiensi anggaran yang dilakukan oleh kementerian dan lembaga dipastikan tidak akan mempengaruhi penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar dalam keterangannya pada Minggu (9/2/2025).
Muhaimin menegaskan bahwa pemotongan anggaran tidak akan berdampak pada hak masyarakat penerima bansos. Pemerintah saat ini tengah menyusun Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
“Jadi efisiensi atau pemotongan anggaran tidak akan berpengaruh kepada yang berhak menerima bantuan sosial. Saat ini pemerintah masih menyusun hasil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” ujar Muhaimin.
Dengan adanya DTSEN, diharapkan penerima bansos benar-benar berasal dari kelompok yang membutuhkan. Data ini akan menjadi rujukan bagi seluruh kementerian dan lembaga agar program bantuan lebih akurat. Muhaimin juga menegaskan bahwa mereka yang tidak berhak menerima bansos harus bersiap diri karena pendataan ini akan memastikan siapa yang berhak mendapatkan bantuan dan siapa yang harus beralih menjadi individu yang lebih mandiri.
Lebih lanjut, Muhaimin menyatakan bahwa penyelesaian pendataan DTSEN ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Presiden telah memberikan arahan agar data tunggal ini segera difinalisasi dan dimuat dalam Instruksi Presiden guna menjadi pedoman dalam pengambilan kebijakan serta penyaluran berbagai program pembangunan.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyelesaikan finalisasi DTSEN. Kementerian Sosial juga sedang mempersiapkan mitigasi dalam pemutakhiran data penerima bansos dengan mengacu pada data tersebut. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka peluang bagi individu yang membutuhkan bantuan namun belum terdata.
“Kita siapkan mitigasinya jika kemudian hari ada hal-hal, orang yang memang perlu mendapatkan perhatian kita, tapi belum masuk data. Jadi peluang itu dibuka terus,” ujar Saifullah dalam keterangannya pada Jumat (7/2/2025).
Dengan adanya DTSEN, pemerintah optimistis bahwa penyaluran bansos akan semakin transparan dan efisien, sehingga bantuan dapat benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.












