Di Jitu Muslimat Bisa Senam

oleh
oleh
JITU- Selain Mengaji, pada kegiatan JITU (Ngaji Sabtu) Muslimat NU menggelar senam perkasa (Ist)

Subang, JPOL- Selain menggelar Pengajian Sabtu (jitu, red) setiap Sabtu, Pengurus Cabang Muslimat Nahdlotul ‘Ulama (PC Muslimat NU, red) menggelar senam sehat.

Demikian diungkapkan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Subang, Hj. Iis Mamah Salamah uang akrab disapa Embun, kepada JPOL, paska pelaksanaan senam perkasa Indonesia (SPI, red) Sabtu, (27/3/2021).

Ngaji Sabtu- Setiap Hari Sabtu, PC Muslimat NU menggelar pengajian Sabtu (JITU, red) yang dilaksanakan di gedung PC NU Subang (eko)

“Setiap seminggu sekali, kami melaksanakan JITU atau ngaji Sabtu. Ini merupakan kegiatan rutin,” ujar Embun.

Embun menambahkan, isi dari kegiatan JITU ada tiga kegiatan, kegiatan pertama dari pukul 7. 30 WIB sampai pukul 9.00 WIB, ada senam Perkasa Indonesia.

“Senam ini bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, kesehatan pernapasan, kemudian juga usus jantung, juga untuk seks dan untuk pencegahan emosional,” jelasnya.

Kemudian, tambah Embun, dalam kegiatan itu juga dilaksanakan bekam, jadi ada yang senam, ada juga yang dibekam.

“Bergantian atau sambil pengajian, sekitar pukul 9.30 WIB, dimulai Istighosah atau Rotibul Athos dilangsungkan dengan kajian kitab dan mauidoh Hasanah dan terakhir 11.30 itu Bahtsul Masail,” ujar Embun.

Kegiatan yang selesai pukul 12. 00 WIB, menurut Embun, pesertanya disunatkan semua jama’ah Muslimat NU. Untuk penyelenggara Sabtu (27/3/2021), 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Tanjungsiang, Cisalak, Ciater dan Serangpanjang.

“Bahkan di luar Muslimat juga boleh, yang penting umat Islam. Pokoknya semuanya, tapi Muslimat NU itu yang tersebar di Kabupaten Subang itu boleh hadir setiap hari Sabtu,” tambahnya.

Sementara yang diwajibkan setiap Sabtu, tambah Embun, ada 4 Kecamatan sebagai penyelenggara diwajibkan. Setiap kecamatan, jama’ahnya minimal 10 orang.

“Karena sekarang sedang Covid, jadi maksimal 10 orang minimal 5 orang. Kalau untuk nanti, setelah Covid minimal 10 maksimal sebanyak-banyaknya,” jelas Embun.

Penulis dan Editor: Agus Eko MS