Berada di pegunungan yang letaknya di sebelah utara Pemandian air panas Sari Ater Subang, berada di ujung Desa Cibitung, Ciater Subang, terletak obyek wisata alam yang dinamakan Kampung Wisata & Kolam renang Curug Heroy. Kurang lebih lima kilometer dari Palasari masuk ke dalam, dengan jalan beraspal, melintasi tiga desa. Meskipun jalan menuju ke Curug Heroy layaknya jalan menanjak dan menurun khas daerah tonggoh/pegunungan tapi keadaan jalan yang beraspal dan tidak begitu curam serta letak lokasi yang berada tepat di pinggir jalan desa, memudahkan para pelancong atau orang-orang yang mencari tempat untuk berlibur, dengan mudah bisa menemukan tempat yang asri ini.
Kampung wisata alam Curug Heroy, dengan konsep back to nature, menurut pemilik sekaligus pengelolanya H. Pudin mengambil konsep kembali ke alam, memanfaatkan semua yang berada di tempat sekitar/alami seperti Curug Heroy yang sudah ada dan terbentuk secara alami, udara dan keadaan alam serta prasarana seperti taman-taman, pohon-pohon bahkan bangunan-bangunan yang ada di sanapun hanya memanfaatkan bahan yang ada di sana seperti bambu, kayu, atap dari ijuk semua memanfaatkan bahan yang terdapat di sana. “Selain penghematan cost atau biaya, kami juga tetap mengacu pada ide semula dan konsep yang mudah-mudahan akan terus dipertahankan. Karena Kolam renang dengan konsep kembali ke alam ini saya rasa baru Curug Heroy ini yang ada di Subang. Makanya kami namakan Kampung Wisata. Diharapkan orang yang datang ke sini benar-benar bisa menikmati suasana perkampungan di tengah liburannya” begitu terang pengelola kepada Jabar Publisher.co.
Meskipun secara resmi baru dibuka dan di perkenalkan sebagai tempat wisata/hiburan ke masrayakat umum lepas Lebaran kemarin, tapi pengunjung sudah banyak yangh datang. Baik dari rombongan sekolah-sekolah maupun para mahasiswa, masyarakat umum. Bukan saja dari wilayah Subang, ada rombongan dari Bandung, dari Garut, dari Jakarta juga ada bahkan sudah ada turis asing yang datang. Rata-rata mereka datang dari hunting-hunting lokasi buat kemping atau yang mencari tempat liburan yang sepi dan alami atau informasi dari mulut ke mulut, ada juga yang tahu dari media sosial seperti facebook.
“Yang datang ke sini biasanya rombongan. Dari sekolah-sekolah, bahkan tempat ini sudah dipakai tempat kemping juga oleh sekolah. Ya, konsep yang kami buat memang di tujukan untuk sekolah. Makanya dibuat area kemping, kolam bermain, ada sarana pembelajarannya juga tentang pohon-pohon dan tetumbuhan. Makanya kami menanam pohon-pohon berjenis buah-buahan, menanam sayuran juga dan tanaman-tanaman yang bermanfaat yang sering kita jumpai di perkampungan. Semua diberi papan nama untuk pengetahuan. Karena banyak juga dari orang-orang yang datang itu yang menanyakan jenis-jenis pepohonan” terang Pa Haji pada JabarPublisher.co.
Meskipun masih dalam tahap pembangunan dan masih dalam pengembangan, baik tempat maupun sarana dan prasarana wisata yang belum memadai. Tapi karena Obyek wisata ini di kelola secara pribadi, hanya mengandalkan perguliran uang dan modal dengan dana yang di kelola H. Pudin sekeluarga baik dana pribadi maupun hasil dari pengunjung, obyek wisata ini masih dalam tahap pembenahan dan semua difokuskan masih pada pembangunan dan pengembangan tempat dan semua dikelola oleh pribadi. Tapi melihat potensi alam, dukungan dari para pengunjung yang mulai berdatangan, Pengelola optimis dengan perkembangan Obyek Wisata Curug Heroy ini ke depannya makin di kenal dan di kunjungi banyak orang.
“Masih banyak prasarana yang belum tuntas. Beberapa konsep juga sudah ada dalam pemikiran dan belum terealisasikan. Ya, mudah-mudahan ke depannya saja. Kita bergerak sambil jalan saja” begitu keterangan pengelola.










