DEPOK, JPOL – Angin puting beliung menerjang pemukiman warga di wilayah Depok pada Senin malam (24/2/2020) pukul 23:30 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bagian atap rumah warga dan sebagian ruangan kelas di SMPN 16 Depok, Cieumpaun, Tapos, Depok, Jawa Barat.
Sebanyak 21 rumah alami kerusakan berat di bagian atap, di antaranya 13 rumah di RT 003, dan 8 rumah di RT 002 RW 003, dan beberapa ruangan kelas di SMPN 16 Depok.
Menurut Iyang Bahtiar (51) selaku Kepala Sekolah SMPN 16 Depok, kerusakan yang dialami cukup parah di bagian kelas VIII dan bagian kantin sehingga kegiatan belajar mengajar harus dipindah sementara ke ruangan kelas kosong di lantai dasar.
“Untuk saat ini kegiatan belajar tetap berjalan, namun kami pihak sekolah turut mengimbau para siswa untuk tidak mendekati bagunann yang menagalami kerusakan, takutnya masih ada hal yang tidak diinginkan”, ujar Iyang, Selasa (25/02/2020).
Tidak ada korban pada peristiwa tersebut, namun kerusakan yang dialami cukup parah sehingga membuat warga bergotong-royong membenahi rumahnya yang terdampak angin puting beliung.
Ketua RT.002 Cecep Suriadi (48) menegaskan tidak ada korban dalam peristiwa ini, baik itu luka ringan maupun luka berat, pasalnya kejadian terjadi begitu cepat di saat warga sedang tidur lelap.
“Kini kita hanya bisa bergotong-royong bersama untuk membenahi atap rumah agar tidak membuat kondisi semakin parah”, ujar Cecep.
Penulis M Zaenuddin
Editor Roderick Adrian
Sumber:http://Kompas.com
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Angin Puting Beliung di Depok Sebabkan 1 Sekolah dan 21 Rumah Rusak”, https://foto.kompas.com/photo/read/2020/02/25/1582628456fdd/angin.puting.beliung.di.depok.sebabkan.1.sekolah.dan.21.rumah.rusak.










