Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) mendatangi kantor Pemda pada Kamis, 5 April 2018. Serombongan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa islam itu mengadakan aksi unjuk rasa damai kepada Pemerintah Kabupaten Subang. Mereka datang menyuarakan aspirasi mewakili sekuruh rakyat Subang dengan membawa beberapa misi dan tuntutan kepada Pemkab Subang.
Tuntutan-tuntutan itu disampaikan sebanyak tiga belas point diantaranya : HMI meminta pemerintah untuk usut tuntas kasus K2. Mendukung penegak hukum untuk menuntaskan berbagai kasus yang terjadi di kabupaten Subang dengan tegas dan seadil-adilnya. Usut tuntas Mafia CPNS. ASN yang melanggar harus di tindak tegas. Mendukung penegak hukum untuk memberantas penyakit-penyakit masyarakat seperti perjudian, miras dan prostitusi. Pembangunan harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kita memperingati HUT subang dengan cara kami sendiri, Ini bagian dari ikhtiar kami untuk memperjuangkan Subang.” teriak Ketua HMI Cabang Subang Aris Mumandar dalam orasinya. “Sudah tiga kali pemimpin kita ditangkap. Subang harus berbenah. Kita juga meminta supaya wakil rakyat bisa membuat UU yang pro rakyat,” tegasnya.
Kawan-kawan dari HMI sangat menyayangkan dengan keadaan Subang saat ini. Sudah beberapa pemimpin Subang terjerat kasus oleh karena itu Subang harus segera berbenah.
Di tengah unjuk rasa tersebut, para mahasiswa yang tergabung dalam HMI itu menyanyikan lagu kebangsaan mereka dan meneriakkan yel-yel penyemangat. Namun begitu, dari awal hingga akhitr aksi tersebut berjalan secara tertib dan damai. Mereka tidak membuat ulah yang mengundang kericuhan hingga satuan keamanan hanya menyaksikan dan berjaga-jaga selama aksi itu berlangsung.
Yang menarik, aksi Unjuk rasa tersebut di adakan tepat saat Subang tengah berulang tahun. Aksi Unjuk rasa damai itupun berlangsung sesaat setelah Upacara menyambut hari Jadi Kota Subang di gelar di alun-alun Subang. Moment tersebut dianggap tepat karena bisa dijadikan ujung tombak untuk para pemimpin Subang agar berbenah untuk melangkah ke arah yang lebih maju dan sebagai muhasabah di saat Subang memperingati Hari Jadinya. (Ratna Ning/NovianMaulana)










