Berita, JPMN – Sehubungan dengan pelaksanaan rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung pada 1-5 Oktober 2024 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar area tersebut. Rekayasa ini bersifat situasional, tergantung pada kondisi di lapangan, untuk mengurangi potensi kemacetan yang disebabkan oleh mobilisasi kendaraan dan peralatan militer (alutsista) TNI.
Menurut keterangan resmi yang dirilis melalui akun Instagram @DishubDKIJakarta, pengguna jalan diimbau untuk menggunakan rute alternatif guna menghindari kemacetan di sekitar Monas selama kegiatan berlangsung. “Operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan lokasi tersebut berlaku normal. Namun, bus Transjakarta dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas pada saat kegiatan berlangsung,” jelas Dishub DKI Jakarta dalam pernyataan yang dikutip Jumat (4/10/2024).
Pengaturan Lalu Lintas
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB ini akan berujung pada acara puncak pada Sabtu, 5 Oktober 2024. Pihak kepolisian menyatakan bahwa simulasi (geladi) akan dilaksanakan selama empat hari menjelang acara resmi. Kompol Gomos Simamora, Kasat Lantas Jakarta Pusat, mengonfirmasi bahwa personel lalu lintas telah diterjunkan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan pengamanan di lokasi.
“Kami telah menyiapkan personel untuk mengatur lalu lintas, terutama saat mobilisasi kendaraan dan alutsista. Kami juga bekerja sama dengan TNI untuk menjaga rute-rute utama yang digunakan selama acara,” jelas Kompol Gomos. Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah pengalihan arus lalu lintas selama defile kendaraan militer.
Rute Alternatif yang Dapat Ditempuh
Berikut adalah beberapa rute alternatif yang diimbau untuk dilalui oleh para pengguna jalan:
- Dari Barat (RS Budi Kemuliaan) ke Timur (Gambir): Pengguna jalan dapat melalui Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit – Jalan Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara, dan seterusnya.
- Dari Timur (Tugu Tani) ke Barat (RS Budi Kemuliaan): Rute alternatif yang dapat ditempuh adalah melalui Jalan Merdeka Selatan sisi Selatan – Jalan Agus Salim – Jalan Kebon Sirih – Jalan Abdul Muis, atau Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral, dan seterusnya.
- Dari Utara (Harmoni) ke Selatan (Tanah Abang): Pengguna jalan bisa menggunakan Jalan Suryopranoto – Jalan Balik Papan – Jalan Cideng Timur, dan seterusnya.
- Dari Utara (Harmoni) ke Selatan (Tugu Tani): Dapat ditempuh melalui Jalan Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Pejambon, dan seterusnya.
Imbauan Bagi Pengguna Jalan
Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan demi kelancaran acara serta keselamatan bersama. “Kami meminta masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang menjadi titik-titik kegiatan dan menyesuaikan rute perjalanan dengan rekayasa lalu lintas yang sudah ditetapkan,” ujar perwakilan dari Dishub DKI Jakarta.
Acara peringatan HUT ke-79 TNI ini tidak hanya melibatkan parade kendaraan militer dan alutsista, tetapi juga berbagai kegiatan yang memerlukan pengamanan ketat di sekitar area Monas. Oleh karena itu, dukungan masyarakat dalam mengikuti aturan lalu lintas sangat diharapkan guna memastikan kelancaran kegiatan ini.
Penutup
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama peringatan HUT ke-79 TNI adalah langkah strategis yang diambil Dishub DKI Jakarta dan kepolisian untuk menjaga kelancaran lalu lintas di Jakarta. Pengguna jalan disarankan untuk memanfaatkan rute alternatif dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung hingga acara puncak pada 5 Oktober 2024.










