Perumda Tirta Rangga Subang Terapkan Manajemen Berbasis Risiko untuk Tingkatkan Kinerja

oleh
oleh
Perumda Tirta Rangga Subang Terapkan Manajemen Berbasis Risiko untuk Tingkatkan Kinerja

SUBANG, JPMN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Rangga Subang (TRS) kini menerapkan manajemen berbasis risiko sebagai bagian dari komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Kebijakan ini merupakan amanat dari UU No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD dan Permendagri No. 118 Tahun 2018.

Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menjelaskan bahwa penerapan ini akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya telah memulai dengan mengubah struktur organisasi, yaitu dengan menambahkan posisi penanggung jawab manajemen risiko, serta menerbitkan Peraturan Direksi (Perdir) sebagai pedoman operasional.

“Setiap level jabatan memiliki risiko yang harus dianalisis, dipetakan, ditangani, dan dievaluasi. Mulai tahun depan, penyusunan RKAP 2026 harus berbasis risiko, sehingga penganggaran lebih efektif, tepat sasaran, dan minim risiko,” jelas Lukman saat membuka pelatihan manajemen risiko untuk para manajer dan asisten manajer cabang, pada Selasa 12 Agustus 2025.


Peningkatan Kinerja dan Sistem Internal

Penerapan manajemen risiko ini menjadi bagian dari serangkaian pembenahan sistem yang terus dilakukan oleh TRS. Lukman menambahkan bahwa tahun lalu, TRS telah memperkuat Sistem Pengawas Internal (SPI) dan tata kelola teknologi informasi. Setelah fokus pada manajemen risiko tahun ini, langkah selanjutnya adalah menyusun pedoman perilaku etika (code of conduct).

“Ini adalah pekerjaan yang mungkin tidak terlihat, tapi dampaknya besar terhadap pelayanan dan kinerja perusahaan,” tegasnya.

Setiap manajer cabang dan divisi kini diwajibkan untuk melakukan analisis risiko di bidang masing-masing. Hasil analisis tersebut kemudian akan ditinjau dan ditetapkan skala prioritasnya berdasarkan data, sehingga pengambilan keputusan dan alokasi dana bisa lebih tepat serta objektif.

Lukman juga menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan tim TRS yang berhasil meningkatkan kinerja perusahaan. Berdasarkan hasil audit, kinerja TRS pada tahun 2024 naik dari 3,16 poin (tahun 2023) menjadi 3,40 poin. Pencapaian ini menempatkan TRS pada level menengah di antara Perumda air minum lainnya di Jawa Barat. [Rls|Hz]

No More Posts Available.

No more pages to load.