Implementasi Program Ngabret Gotong Royong Lintas Wilayah, Situ Sukamelang Bersih dari Gulma: Lurah Anas Hamzah Bertekad Jadikan Situ Objek Wisata Air Unggulan

oleh
oleh

SUBANG, JPMN – Dalam rangka revitalisasi lingkungan dan upaya pengembangan pariwisata daerah, Pemerintah Kelurahan Sukamelang bersama tiga desa tetangga—Desa Jabong, Desa Gunung Sembung, dan Desa Gunungsari—menggelar aksi gotong royong masif di area Situ Sukamelang. Kegiatan yang juga melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Subang serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini difokuskan pada pembersihan gulma rumput dan eceng gondok yang mengganggu ekosistem air, Minggu 14 Desember 2025.

Pembersihan Situ Demi Kualitas Air dan Pencegahan Penyakit, Aksi ini merupakan respons terpadu terhadap masalah sedimentasi dan pencemaran yang dihadapi Situ Sukamelang akibat pertumbuhan gulma yang masif dan tumpukan sampah.

Lurah Sukamelang, Anas Hamzah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Ngabret, gotong royong bersama warga tidak hanya bertujuan untuk memperindah situ, tetapi juga untuk tujuan lingkungan dan kesehatan masyarakat yang lebih mendesak.

“Sangat penting untuk mengendalikan pencemaran air, mencegah potensi munculnya wabah penyakit yang seringkali berasal dari tumpukan sampah yang membusuk, sekaligus kami melihat potensi ekonomi dan wisata yang besar dari situ Sukamelang ini,” terang Anas Hamzah kepada JPMN.

Di sela-sela partisipasinya, Anas Hamzah menyampaikan keinginan besarnya. “Kami ingin sekali agar Situ Sukamelang ini ke depan bisa menjadi objek wisata air unggulan dalam Kota Kabupaten Subang,” ujarnya penuh harap.

Panitia Pelaksana Iin Solihin, Pemeliharaan Lintas Desa dengan dukungan penuh datang dari Pemkab Subang. “Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan gotong royong ini, gulma di sekitaran Situ Sukamelang dapat berkurang secara signifikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberlanjutan, pemeliharaan situ “Mudah-mudahan, setelah dilakukannya kegiatan ini, kami berharap kedepannya bisa bersih ada anggaran rutin pemeliharaan, juga ada kesadaran warga untuk tidak membuang sampah di aliran sungai” tambahnya.

Sementara itu Sekertaris Kecamatan Subang Jaja berharap adanya mekanisme pemeliharaan yang terintegrasi, “Ya, kalau bisa ada pemeliharaan agar terhindar dari tumpukan sampah, gulma, dan sedimentasi secara terus menerus.”

Kegiatan ini menjadi bukti soliditas kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan komponen masyarakat. Sejumlah tokoh dan perwakilan instansi turut hadir dan berpartisipasi aktif, antara lain Endang, Kapolsek Subang, Cece Rahman, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subang, sebagai instansi teknis yang berwenang, Perwakilan Perusahaan Jasa Tirta (PJT) II, yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya air, Kepala Desa Jabong dan Kepala Desa Gunung Sembung, serta Perwakilan Desa Gunungsari.

Perangkat Kelurahan Sukamelang, kader-kader lingkungan, hingga ratusan masyarakat yang bahu membahu bergotong royong.

Sinergi yang tercipta antara pemerintah, swasta (PJT II), dan masyarakat ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Situ Sukamelang sebagai kawasan bersih, sehat, dan destinasi wisata yang membanggakan Kabupaten Subang.[Hz]

No More Posts Available.

No more pages to load.