Artikel, JPMN — Hijamah atau bekam adalah metode pengobatan tradisional yang dikenal dalam Islam dan telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Praktik ini dilakukan dengan mengeluarkan darah kotor dari tubuh melalui sayatan kecil di kulit dan bantuan alat vakum untuk menarik darah yang dianggap mengandung racun. Selain dikenal dalam dunia Islam, bekam juga mendapat perhatian di kalangan medis modern karena manfaatnya yang teruji dalam beberapa studi kesehatan.
Sejarah dan Landasan Keislaman
Hijamah memiliki akar yang kuat dalam tradisi Islam. Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk berbekam sebagai salah satu bentuk pengobatan terbaik. Beliau bersabda, “Sesungguhnya pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi landasan utama bagi umat Islam yang ingin mengikuti sunnah dalam menjaga kesehatan.
Bekam juga dikenal di beberapa peradaban kuno, seperti Mesir, Cina, dan Yunani, yang menggunakan teknik serupa untuk merawat berbagai penyakit. Namun, dalam Islam, bekam lebih ditekankan sebagai sunnah, terutama ketika dilakukan pada titik-titik tertentu di tubuh yang disebut “titik bekam sunnah.”
Metode dan Teknik Bekam
Secara umum, terdapat dua jenis bekam:
- Bekam kering: Proses ini hanya melibatkan penghisapan kulit tanpa mengeluarkan darah. Tujuannya adalah untuk melancarkan peredaran darah dan melemaskan otot yang tegang.
- Bekam basah: Ini adalah metode yang paling sering digunakan dalam hijamah. Setelah penghisapan kulit, praktisi akan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan darah kotor yang dipercaya mengandung toksin tubuh.
Alat utama yang digunakan adalah cawan atau alat penghisap khusus yang berfungsi sebagai vakum untuk menarik darah keluar. Titik-titik bekam dipilih berdasarkan kebutuhan pasien, umumnya di daerah punggung, leher, dan bahu.
Manfaat Medis Bekam
Meskipun hijamah adalah praktik pengobatan tradisional, beberapa penelitian medis modern telah mendukung manfaat bekam untuk kesehatan. Manfaat yang paling umum dilaporkan termasuk:
- Melancarkan sirkulasi darah: Bekam membantu meningkatkan aliran darah, yang bisa membantu mempercepat pemulihan dan mengurangi rasa sakit otot.
- Detoksifikasi tubuh: Dengan mengeluarkan darah kotor, bekam membantu menghilangkan zat-zat beracun dari dalam tubuh.
- Meredakan stres dan kelelahan: Praktik ini telah terbukti efektif dalam mengurangi ketegangan otot, sehingga memberikan efek relaksasi bagi tubuh.
- Mengurangi nyeri kronis: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekam dapat membantu dalam mengurangi nyeri pada kondisi kronis seperti migrain, nyeri punggung bawah, dan rematik.
Keamanan dan Efek Samping
Meskipun bekam memiliki banyak manfaat, praktik ini juga memerlukan kehati-hatian. Jika tidak dilakukan oleh praktisi yang terlatih, bekam dapat menyebabkan infeksi, kerusakan kulit, atau cedera jaringan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa peralatan yang digunakan steril dan praktisi memiliki sertifikasi yang memadai.
Bagi beberapa individu, bekam mungkin menimbulkan efek samping ringan seperti pusing atau lelah setelah sesi, tetapi ini biasanya hilang dalam waktu singkat.
Bekam dalam Perspektif Medis Modern
Dewasa ini, bekam semakin diterima sebagai salah satu metode pengobatan komplementer. Di beberapa negara, bekam telah menjadi bagian dari pengobatan alternatif yang diakui secara medis. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis, termasuk studi dari Journal of Traditional and Complementary Medicine (2020), menunjukkan bahwa bekam dapat memberikan efek positif dalam mengurangi rasa sakit dan inflamasi.
Meski demikian, beberapa ahli medis menekankan bahwa hijamah sebaiknya dilakukan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pengobatan medis konvensional. Pasien dengan kondisi kesehatan serius, seperti gangguan darah atau penyakit jantung, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalani terapi bekam.
Kesimpulan
Hijamah (bekam) adalah praktik pengobatan tradisional Islam yang telah ada selama berabad-abad dan memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi. Selain karena alasan keagamaan, hijamah juga terbukti memberikan berbagai manfaat kesehatan, terutama dalam hal detoksifikasi, melancarkan sirkulasi darah, dan meredakan nyeri. Namun, seperti semua pengobatan, penting untuk melakukannya dengan bijak dan berkonsultasi dengan tenaga medis yang berpengalaman.












