Jabar, JPMN – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi mengatakan bila dirinya terjun ke dunia politik dengan membawa misi melakukan dakwah Islam, baik dakwah struktural maupun dakwah kultural.
“Praktiknya berupa kegiatan mentransformasikan nilai-nilai agama Islam dalam rangka membentuk persepsi umat tentang berbagai nilai kehidupan agar dapat merubah prilaku umat sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam AL Quran dan As Sunnah,” tuturnya kepada wartawan, di Mesjid Al Muhajirin, Ranting Tabrik, Cabang Muhammadiyah Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (10/4).
Enjang menjelaskan, saat di masjid dan di Muhammadiyah dirinya banyak memperaktikan dakwah kultural. Sebagai anggota DPRD Jabar, Politisi PAN itu mengatakan bila dirinya sedang melakukan dakwah struktural atau membumikan nilai-nilai Islam yang universal dengan menggunakan stuktur kekuasaan melalui kebijakan publik.
“Kegiatan dakwah stuktural menjadikan kekuasaan, birokrasi dan kekuatan politik sebagai alat untuk memperjuangkan Islam,” ucap Enjang.
“Alloh melalui Rosul-Nya memerintahkan kita untuk mencegah kemunkaran dengan tangan, dengan ucapan atau setidaknya mengingkari dengan hati. Tugas saya di parlemen adalah mencegah kemunkaran dengan lisan atau ucapan. Sementara eksekusi atau tindakanannya oleh Eksekutif atau Pemerintah Provinsi,” lanjutnya.
Enjang menekankan, dakwah yang ia lakukan adalah dalam konteks membumikan nilai-nilai Islam Universal seperti konsep tentang toleransi (Tasamuh), egalitarianisme (Al Musawah), keadilan (Al Adalah), kerjasama ( Al Ta’awun), demokrasi (Al Shura), kemerdekaan (Al Huriyyah), etika dan moral ( Al Ahlaq wa Al Adab), dan tanggung jawab sosial ( Takaful Al Ijtima).
“ Tugas saya adalah membentuk kebijakan publik yang menjamin semua nilai-nilai Islam Universal itu bisa dipraktikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tandasnya.[JP Team]












